Bupati Asep Japar Tegaskan Fokus APBD 2026 pada Agroindustri, Pariwisata, dan Pelayanan Publik

- Admin

Selasa, 30 September 2025 - 20:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bupati Sukabumi sampaikan nota pengantar Raperda APBD 2026 dalam paripurna DPRD. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Bupati Sukabumi sampaikan nota pengantar Raperda APBD 2026 dalam paripurna DPRD. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

DIKSARA.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (30/9/2025).

Dalam paparannya, Bupati menegaskan bahwa penyusunan Raperda APBD 2026 berlandaskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat. Fokus utama tetap diarahkan untuk merespons dinamika ekonomi, mendukung pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penyusunan anggaran tahun depan kami arahkan agar mampu menjawab tantangan pembangunan, memperkuat ketahanan ekonomi, dan meningkatkan pelayanan publik secara optimal,” ungkap Bupati.

Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Sukabumi tahun 2026 mengusung tema Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata. Tema tersebut dinilai selaras dengan arah pembangunan provinsi dan nasional.

Menurut Bupati, sektor agroindustri dan pariwisata akan menjadi penggerak utama perekonomian daerah. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden dalam nota keuangan APBN 2026, yang menekankan pemanfaatan anggaran secara ketat agar program berdampak langsung pada masyarakat.

Pemkab Sukabumi, lanjutnya, akan memfokuskan belanja daerah pada pelayanan dasar, belanja wajib (mandatory spending), dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Program tambahan akan diprioritaskan setelah kebutuhan pokok publik terpenuhi.

Bupati berharap APBD 2026 dapat berfungsi sebagai instrumen efektif untuk mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis potensi unggulan lokal.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 30 September 2026 - 19:21 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 21:58 WIB