Lewat Silaturahmi Budaya, Santri Didorong Lestarikan Islam Nusantara yang Moderat dan Toleran

- Author

Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sukabumi ajak santri jadi pelopor perubahan dan penjaga nilai kebangsaan. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Wabup Sukabumi ajak santri jadi pelopor perubahan dan penjaga nilai kebangsaan. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

DIKSARA.com – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengajak para santri untuk terus menjadi penggerak perubahan sekaligus penjaga nilai kebangsaan di tengah derasnya arus modernisasi. Ajakan itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025 di Alun-Alun Palabuhanratu, Jumat malam (10/10/2025).

Dalam sambutannya, Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan pesantren sejak lahirnya Resolusi Jihad 1945.

“Semangatnya tetap sama, yaitu menjaga agama, membela tanah air, dan menegakkan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan silaturahmi budaya menjadi bukti bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk seni dan tradisi.

“Budaya adalah bagian dari karakter santri. Lewat musik hadrah, pencak silat, dan kesenian lokal, santri menjaga nilai-nilai Islam Nusantara yang moderat, toleran, seimbang, dan adil,” tutur Wabup.

Andreas menekankan bahwa jihad santri masa kini bukan lagi dilakukan dengan senjata, melainkan melalui ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan moralitas. Ia berharap para santri dapat menjadi pelopor toleransi, penggerak ekonomi rakyat, sekaligus penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan santri dan pengembangan pesantren. Sejumlah program kolaboratif telah dijalankan, seperti pelatihan wirausaha santri, digitalisasi pesantren, serta pelestarian budaya lokal.

Menutup sambutannya, Andreas berpesan agar seluruh masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan selama peringatan Hari Santri berlangsung. “Jangan biarkan citra santri tercoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.***

Berita Terkait

Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi
21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS
Sekda Sukabumi Minta Camat sebagai PPATS Berikan Layanan Prima dan Profesional
Bupati Sukabumi Kukuhkan dan Ambil Sumpah Jabatan Manajerial Pemkab Sukabumi
Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan
Buka Tandem Baper, Sekda Sukabumi Ajak Orangtua Arahkan Anak ke Kegiatan Positif
Wabup Sukabumi Lepas Siswa Prakerin dan Resmikan Program SMK Go Global di SMK Ma’arif NU Al-Fathonah
Wabup Sukabumi Pantau Malam Pergantian Tahun, Apresiasi Soliditas Lintas Sektor

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:50 WIB

Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:20 WIB

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:16 WIB

Sekda Sukabumi Minta Camat sebagai PPATS Berikan Layanan Prima dan Profesional

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sukabumi Kukuhkan dan Ambil Sumpah Jabatan Manajerial Pemkab Sukabumi

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:45 WIB

Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi resmi dilantik sebagai PPATS. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:20 WIB