Deputi Kemenko PMK Apresiasi Capaian Indeks Kerukunan Kabupaten Sukabumi

- Author

Selasa, 30 September 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenko PMK puji capaian Indeks Kerukunan Sukabumi. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Kemenko PMK puji capaian Indeks Kerukunan Sukabumi. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

DIKSARA.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapat pujian dari Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jatidiri Bangsa Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Prof. Warsito, saat berkunjung ke Sukabumi, Selasa, 30 September 2025.

Pujian itu terkait capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sukabumi yang berada di atas rata-rata nasional.

“Harus banyak belajar ke Sukabumi. Capaian indeks kerukunan di Sukabumi ini membanggakan secara nasional,” kata Prof. Warsito saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Karakter dan Kerukunan Umat Beragama untuk SDM Pendidikan di Pendopo Sukabumi.

Ia mengakui pernah terjadi insiden di daerah tersebut, namun menilai penanganannya berjalan sigap. Menurutnya, solusi utama adalah musyawarah yang dipadu dengan toleransi, kerja sama, dan kesetaraan dalam berkomunikasi.

“Solusinya ialah musyawarah. Hal itu ditambah dengan toleransi, kerjasama, dan kesetaraan berbicara. Kabupaten Sukabumi pun harus berbangga hati dengan adanya istilah silih asih, silih asah, dan silih asuh yang benar-benar dipraktikkan,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, Deputi Warsito juga meminta masukan langsung dari para tokoh setempat—termasuk tokoh agama dan adat—sebagai umpan balik untuk penguatan kerukunan.

Menanggapi hal itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menegaskan bahwa musyawarah menjadi kunci utama setiap penanganan isu di daerah. Ia menambahkan bahwa upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.

“Kami kolaborasi dengan lintas sektor untuk mengantisipasi berbagai hal. Seperti dengan FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat,” pungkas H. Ade Suryaman.***

Berita Terkait

Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi
21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS
Sekda Sukabumi Minta Camat sebagai PPATS Berikan Layanan Prima dan Profesional
Bupati Sukabumi Kukuhkan dan Ambil Sumpah Jabatan Manajerial Pemkab Sukabumi
Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan
Buka Tandem Baper, Sekda Sukabumi Ajak Orangtua Arahkan Anak ke Kegiatan Positif
Wabup Sukabumi Lepas Siswa Prakerin dan Resmikan Program SMK Go Global di SMK Ma’arif NU Al-Fathonah
Wabup Sukabumi Pantau Malam Pergantian Tahun, Apresiasi Soliditas Lintas Sektor

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:50 WIB

Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:20 WIB

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:16 WIB

Sekda Sukabumi Minta Camat sebagai PPATS Berikan Layanan Prima dan Profesional

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:49 WIB

Bupati Sukabumi Kukuhkan dan Ambil Sumpah Jabatan Manajerial Pemkab Sukabumi

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:45 WIB

Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi resmi dilantik sebagai PPATS. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:20 WIB