DIKSARA.com – Sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026. Hingga akhir Mei, pendapatan retribusi dari enam destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mencapai Rp624.339.000.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kinerja sektor pariwisata daerah. Menurutnya, realisasi pendapatan hingga bulan kelima tahun ini hampir menyamai total pendapatan retribusi wisata sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp675.687.000.
Ali menyebutkan, peningkatan pendapatan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengembangkan destinasi wisata. Langkah tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan, pengembangan objek wisata, serta sinergi berbagai pihak dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata.
Dengan capaian yang telah diraih pada pertengahan tahun, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata akan terus meningkat hingga akhir tahun. Bahkan, pihaknya menargetkan pendapatan sektor pariwisata dapat menembus angka lebih dari Rp1 miliar pada 2026.
Menurut Ali, pendapatan yang diperoleh dari sektor pariwisata akan dialokasikan untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, pembangunan sarana dan prasarana wisata, serta berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Karena itu, pengembangan pariwisata akan terus menjadi salah satu fokus pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengembangan sektor wisata agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.***






