Wamenko Bidang Pangan Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Pemkab Sukabumi Siap Optimalkan RDF TPA Cimenteng

- Admin

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemkab Sukabumi siap menerapkan pemilahan sampah dari desa hingga kecamatan untuk mengoptimalkan operasional RDF di TPA Cimenteng. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemkab Sukabumi siap menerapkan pemilahan sampah dari desa hingga kecamatan untuk mengoptimalkan operasional RDF di TPA Cimenteng. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

DIKSARA.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapan menerapkan sistem pemilahan sampah secara bertahap mulai dari tingkat desa hingga kecamatan setelah mendapat dorongan dari Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci untuk mengoptimalkan operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng.

Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Sukabumi Andreas saat mendampingi kunjungan kerja Hanif Faisol Nurofiq ke TPA Cimenteng di Jalan Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Rabu (29/7/2026).

Menurut Andreas, Pemkab Sukabumi akan menjalankan program pemilahan sampah organik dan anorganik secara bertahap di tengah masyarakat. Upaya tersebut dimulai dari desa hingga kecamatan agar kapasitas pengolahan sampah di TPA Cimenteng dapat dimanfaatkan secara maksimal sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di Kabupaten Sukabumi.

Dalam kunjungannya, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa keberhasilan pengolahan sampah sangat bergantung pada proses pemilahan sejak dari rumah tangga. Ia menyebut biaya operasional pengolahan akan lebih efisien dan nilai ekonomis sampah meningkat apabila sampah sudah dipisahkan sejak awal.

“Kunci pengolahan sampah ini ada di pemilahan. Jika sampah sudah terpilah dari awal, biaya operasional akan jauh lebih hemat dan nilai ekonomisnya lebih tinggi,” ujar Hanif.

Selain itu, Hanif mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui pembentukan desa binaan pilah sampah di setiap kecamatan. Program tersebut diharapkan mampu mengurangi volume residu sekaligus meningkatkan pemanfaatan hasil daur ulang.

Kunjungan kerja Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI tersebut dilakukan untuk meninjau operasional fasilitas RDF di TPA Cimenteng yang mengolah sampah dari 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Hasil pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif itu selanjutnya dipasok untuk kebutuhan industri semen PT SCG (Semen Jawa).***

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:48 WIB

Wamenko Bidang Pangan Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Pemkab Sukabumi Siap Optimalkan RDF TPA Cimenteng

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:23 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:47 WIB

Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:30 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:22 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Berita Terbaru