Kaya Alam dan Tradisi, Desa Ciwaru Jadi Destinasi Unggulan Geopark Ciletuh

- Admin

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Desa Ciwaru, pesona wisata alam dan budaya di jantung Geopark Ciletuh. | Foto: IPB Digitani / Rahmatillah, D. T.

Desa Ciwaru, pesona wisata alam dan budaya di jantung Geopark Ciletuh. | Foto: IPB Digitani / Rahmatillah, D. T.

DIKSARA.com – Desa Ciwaru yang terletak di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu desa strategis di kawasan inti Geopark Nasional Ciletuh. Desa yang dikenal sebagai wilayah pertanian dan nelayan ini menyimpan beragam potensi wisata alam, budaya, serta hasil pertanian unggulan yang terus berkembang.

Geopark Ciletuh sendiri merupakan kawasan geologi hasil tumbukan Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia. Kawasan ini resmi ditetapkan sebagai geopark nasional pada 22 Desember 2015 dan memperoleh pengakuan sebagai warisan dunia UNESCO pada tahun 2018.

Secara historis, Desa Ciwaru berasal dari nama Kampung Ciwaru yang berada di wilayah Desa Mekarjaya. Berdasarkan catatan sejarah, wilayah ini sebelumnya dikenal dengan nama Cikalong Heubeul. Hamparan wilayah teluk yang kini dikenal sebagai Teluk Ciletuh pertama kali ditemukan oleh tiga putra bangsawan Kerajaan Pajajaran keturunan Cirebon Banten.

Keindahan alam Desa Ciwaru tercermin dari lanskap perbukitan yang mengelilingi kawasan pesisir dan air terjun. Beberapa destinasi unggulan di sekitar desa ini antara lain Pantai Palangpang dengan hamparan pasir putih keabuan yang membentuk tapal kuda, Curug Sodong atau curug kembar yang menjadi daya tarik wisatawan, serta Curug Cikanteh dengan ketinggian air terjun mencapai sekitar lima meter.

Seiring berkembangnya sektor pariwisata, masyarakat Desa Ciwaru juga mengembangkan Kampung Homestay yang berlokasi di Kampung Cimarinjung. Sejak penetapan Geopark Ciletuh sebagai warisan dunia UNESCO, sebagian warga beralih profesi dengan menyediakan homestay di rumah masing-masing. Aktivitas ini kemudian terorganisasi dalam Ikatan Homestay Ciletuh (IHC), yang menawarkan pengalaman menginap bernuansa lokal bagi wisatawan.

Di bidang budaya, Desa Ciwaru masih menjaga tradisi Hari Syukuran Nelayan yang rutin digelar setiap tahun. Tradisi ini menjadi ungkapan rasa syukur atas keselamatan dan hasil laut yang diperoleh para nelayan. Perayaan tersebut biasanya diisi dengan pentas seni budaya, perlombaan rakyat, serta kegiatan sosial seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

Selain sektor wisata, Desa Ciwaru juga dikenal sebagai salah satu sentra penghasil mangga khas Teluk Ciletuh di Kecamatan Ciemas. Mangga dengan cita rasa manis dan ukuran beragam ini telah dipasarkan ke sejumlah daerah, termasuk Jabodetabek, Tasikmalaya, dan Garut. Hampir setiap pekarangan rumah warga ditanami pohon mangga, dan pada musim panen raya pengunjung dapat memetik buah langsung dari pohonnya.

Dengan kekayaan alam, budaya, dan hasil pertanian yang dimiliki, Desa Ciwaru menjadi salah satu destinasi yang layak dikunjungi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Geopark Ciletuh sekaligus kehidupan masyarakat pesisir Sukabumi.***

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur
Jembatan Gantung Prima Jantake Diresmikan, Bupati Sukabumi Dorong Akses dan Perekonomian Warga
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:22 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:21 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:12 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:49 WIB

Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat

Berita Terbaru