Masjid Al-Walidain Panyindangan Resmi Digunakan, Bupati Sukabumi Ajak Warga Makmurkan Masjid

- Admin

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Masjid Al-Walidain Panyindangan resmi digunakan dan diharapkan menjadi pusat ibadah serta kegiatan umat. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Masjid Al-Walidain Panyindangan resmi digunakan dan diharapkan menjadi pusat ibadah serta kegiatan umat. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

DIKSARA.com – Masjid Al-Walidain yang berlokasi di Kampung Panyindangan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi kini dapat digunakan sepenuhnya oleh masyarakat.

Hal tersebut seiring rampungnya proses pembangunan masjid yang telah diresmikan oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Kamis (5/2/2026).

Masjid berukuran sekitar 15 x 15 meter persegi tersebut berdiri megah di tengah permukiman warga. Pembangunannya merupakan hasil kepedulian Babah Nafea Sulami M. Alhejaili bersama masyarakat sekitar.

Camat Jampangtengah, Chaerul Ihwan, menyampaikan bahwa Babah Nafea telah membangun dua masjid besar di Desa Padabeunghar dalam waktu yang tidak berjauhan. Kedua masjid tersebut sama-sama diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi.

“Di Desa Padabeunghar ada dua masjid besar yang donatur utamanya Babah Nafea. Masjid pertama dibangun pada 2025 dan diresmikan oleh Bupati pada masa kepemimpinan Pak Marwan. Kini Masjid Al-Walidain diresmikan oleh Pak Asep Japar,” ujarnya.

Menurut Chaerul, keberadaan Masjid Al-Walidain menjadi anugerah bagi masyarakat, mengingat fungsinya tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pelaksanaan salat tarawih pada bulan Ramadan.

“Masjidnya sudah bagus, mari kita makmurkan bersama dan dirawat sebaik mungkin,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan. Selain itu, masjid juga diharapkan dapat berperan dalam bidang pendidikan, sosial, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Dengan menjadikan masjid sebagai fondasi peradaban, kita akan selalu diingatkan kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan, sehingga terhindar dari berbagai perilaku yang menyimpang,” ungkapnya.***

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur
Jembatan Gantung Prima Jantake Diresmikan, Bupati Sukabumi Dorong Akses dan Perekonomian Warga
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:22 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:21 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:12 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:49 WIB

Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat

Berita Terbaru