Wabup Sukabumi Buka Rakor TPPS 2025, Fokus Akselerasi Penurunan Stunting

- Admin

Selasa, 29 Juli 2025 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wabup buka Rakor TPPS 2025, fokus percepatan turunkan stunting.

Wabup buka Rakor TPPS 2025, fokus percepatan turunkan stunting.

DIKSARA.com – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi tahun 2025 yang digelar pada Selasa, 29 Juli 2025 di Hotel Augusta, Kecamatan Cicantayan.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas langkah konkret dalam menurunkan angka stunting yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Tujuan Rakor ini adalah membahas strategi percepatan penurunan stunting, memperkuat koordinasi antar TPPS, serta menetapkan target-target yang ingin dicapai,” ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus.

Uus menjelaskan, Rakor diikuti oleh 50 peserta secara luring dan 100 peserta secara daring yang berasal dari perangkat daerah, camat, serta perwakilan desa se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyoroti angka prevalensi stunting tahun 2024 yang masih berada di angka 20,5 persen. Angka ini dinilai cukup tinggi dibandingkan dengan target nasional sebesar 14 persen.

“Rakor TPPS menjadi momen penting untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan strategi percepatan penurunan stunting,” tegas Wabup.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor perlu diperkuat agar seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Sukabumi.

“Upaya ini akan memperkuat langkah bersama antara Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan dalam mencapai target penurunan stunting di tahun 2025,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Purwasari Cicurug, Agus Setia Gunawan, menyampaikan testimoni terkait upaya penanggulangan stunting di wilayahnya. Ia memaparkan bahwa sejak 2021, permasalahan gizi buruk telah menjadi prioritas utama desa.

“Kami membangun gedung bernama Stunting Centre yang diisi oleh para kader Posyandu untuk aktif membahas sekaligus turun langsung ke masyarakat mencari solusi nyata,” ujar Agus.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 30 September 2026 - 19:21 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 21:58 WIB