Pelindungan Sosial Adaptif Jadi Model Baru Penanganan Pascabencana, Sukabumi Ditunjuk sebagai Percontohan Nasional

- Admin

Kamis, 27 November 2025 - 19:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sukabumi jadi percontohan nasional penerapan Pelindungan Sosial Adaptif.

Sukabumi jadi percontohan nasional penerapan Pelindungan Sosial Adaptif.

DIKSARA.com – Pemerintah pusat resmi menetapkan pendekatan Pelindungan Sosial Adaptif (PSA) sebagai model baru penanganan pascabencana di Indonesia. Kabupaten Sukabumi menjadi daerah pertama yang dijadikan lokasi percontohan penerapan sistem tersebut.

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyampaikan bahwa PSA tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan setelah terjadi bencana, tetapi juga mencakup antisipasi, mitigasi, hingga dukungan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar saat meninjau lokasi terdampak longsor di Desa Sukarame, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025).

Menko Muhaimin mengungkapkan bahwa percepatan penanganan pascabencana di Sukabumi dapat terwujud melalui kerja kolaboratif berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, filantropi, hingga kelompok perempuan.

“Momentum ini harus dijadikan dasar perencanaan Pelindungan Sosial Adaptif, sehingga pemerintah, swasta, dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih siap mengantisipasi dan memprediksi potensi bencana, khususnya di wilayah rawan,” ujar Muhaimin.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa model kolaborasi di Sukabumi harus berlanjut pada penguatan sistem, bukan berhenti pada pembangunan fisik saja.

Langkah ini merupakan amanat dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Melalui PSA, pemerintah memastikan seluruh aspek penanganan terpenuhi, termasuk perlindungan sosial, administrasi kependudukan, bantuan iuran, hingga akses ekonomi agar korban bencana tidak jatuh pada kondisi kemiskinan baru.

“Model ini tidak hanya diterapkan di Sukabumi. Kita bergerak serentak di berbagai wilayah rawan bencana bersama lintas kementerian dan lembaga,” tambahnya.

Saat ini pemerintah juga tengah memberikan tanggap darurat pada wilayah lain yang terdampak bencana, seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Sumatera Barat, dan Aceh yang mengalami banjir bandang.

“Ada tahapan yang harus ditempuh: tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Semua sedang berjalan,” ujar Menko Muhaimin.

Penerapan PSA di Sukabumi kini menjadi ilustrasi nyata bahwa pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat membangun mekanisme perlindungan yang tidak hanya merespons bencana, melainkan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko di masa depan.***

Berita Terkait

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat
Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:53 WIB

Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 17:09 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:44 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:36 WIB

KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Berita Terbaru

Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Sukabumi diikuti 130 atlet muda. Wabup H. Andreas tekankan disiplin, keberanian, ketekunan, dan sportivitas. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:03 WIB