Panen Ikan Nila di Sukabumi, Menkomdigi dan Bupati Asep Japar Dorong Efisiensi Budidaya Lewat Teknologi Digital

- Admin

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Menkomdigi dan Bupati Sukabumi panen ikan nila hasil teknologi digital di Cimahi. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Menkomdigi dan Bupati Sukabumi panen ikan nila hasil teknologi digital di Cimahi. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

DIKSARA.com — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, bersama Bupati Sukabumi Asep Japar, melakukan panen ikan nila di Pokdakan Cipancur Cimahi, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Panen Raya Program Fasilitasi Kementerian Komunikasi dan Digital untuk pemanfaatan teknologi digital di sektor perikanan.

Panen tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, serta startup digital lokal.

Budidaya ikan dilakukan menggunakan teknologi IoT Microbubble Aerator, sebuah sistem yang menghasilkan gelembung mikro untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dan kualitas air, sehingga mempercepat pertumbuhan ikan.

Menurut Menkomdigi Meutya Hafid, penerapan teknologi ini terbukti mampu mempercepat masa panen, meningkatkan produktivitas, serta menekan penggunaan listrik. Alat tersebut terhubung dengan perangkat digital yang dapat dipantau langsung melalui aplikasi di gawai.

“Ini merupakan bentuk nyata penerapan kecerdasan buatan dan digitalisasi yang mudah digunakan,” ujar Meutya Hafid.

Ia menambahkan, teknologi ini membantu pembudidaya dalam memantau kolam secara real-time tanpa harus berada di lokasi secara terus-menerus. “Semua data bisa diakses dari gawai, sehingga pembudidaya dapat mengawasi dari mana saja,” katanya.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengungkapkan, teknologi digital telah memberikan dampak positif bagi para pembudidaya ikan di daerahnya. “Kehadiran teknologi ini terbukti meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas perikanan di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini terus berlanjut agar digitalisasi dapat merata di berbagai sektor strategis daerah. “Mari jadikan momentum ini untuk terus berinovasi. Semoga panen melimpah ini membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Sukabumi,” tutupnya.***

Berita Terkait

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala
Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 30 September 2026 - 19:21 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Sekda Tutup Event Panahan Berkuda di Nyalindung, Diharapkan Jadi Kegiatan Berkala

Berita Terbaru

Desa Jayanti punya potensi besar dari laut, wisata hingga UMKM. | Fb/Pemdes Jayanti

Diskominfosan

Dari Laut hingga UMKM, Ini Potensi Besar Desa Jayanti Sukabumi

Senin, 5 Okt 2026 - 21:58 WIB